Menanam Sawi: Manfaat untuk Kesehatan

By | November 6, 2020

Salah satu sayuran yang bisa dijadikan atau dicampurkan dengan segala jenis masakan adalah sawi. Baik sawi putih maupun hijau, keduanya mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan dan juga mempunyai gampang ditanam. Jika belum paham, media berkebun online bisa menjadi sarana belajar.

Manfaat Rajin Mengkonsumsi Sawi

Menanam Sawi: Manfaat untuk Kesehatan

Sawi bisa diolah dengan segala cara, rebus, tumis, maupun goreng, akan tetap menghasilkan rasa masakan yang sempurna. Walaupun begitu biasanya hanya dicampur saat mengkonsumsi mie instan saja. Lalu apa saja dampak yang bisa dihasilkan bagi tubuh saat rajin mengkonsumsinya?

Kesehatan Jantung

Dari berbagai macam jenis sawi yang ada di pasaran, semuanya memiliki salah satu manfaat yang sama, yakni menjaga kesehatan jantung. Kombinasi folat dan vitamin B6 dapat mencegah penumpukan senyawa berbahaya yang berlebihan dan beresiko merusak kesehatan jantung.

Mencegah Kanker

Mencegah lebih baik daripada mengobati, kata-kata tersebut cocok sekali dipakai dalam kasus ini. salah satu penyakit yang menakutkan bagi masyarakat Indonesia adalah kanker. Namun jika Anda rajin mengonsumsi sawi, resiko terjangkit semakin berkurang. Kandungan vitamin C, E, menjadi antioksidan dan melindungi dari radikal bebas.

Anemia

Salah satu penyakit yang banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia adalah anemia atau kurangnya asupan zat besi dalam tubuh. Inilah mengapa kebanyakan orang mengidap darah rendah. Solusi yang bisa dilakukan adalah banyak mengkonsumsi sawi. Kandungan folat dan zat besi bisa membantu pencegahan anemia.

Langkah-langkah Penanaman Sawi di Rumah

Selain murah, enak, dan mengandung banyak kandungan gizi. Sawi juga bisa dibudidayakan dalam rumah. Karena karakteristiknya yang bisa tumbuh di segala tempat, baik dataran tinggi maupun rendah. Jadi aman banget kalau coba media berkebun di rumah saja, berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Memilih benih yang cocok
  2. Penyemaian yang tepat untuk mendapatkan tunas sawi
  3. Pemilihan media tanam, bisa menggunakan polybag ataupun tanah datar biasa di lahan yang luas, atau pot biasa saja
  4. Perhatikan penyebaran hama yang bisa saja menyerang tanaman sawi
  5. Pemilihan pupuk dengan memperhatikan karakteristik tanah yang dipakai
  6. Perawatan rutin.

Tentunya masih banyak tanaman atau sayuran selain sawi. Namun langkah dasarnya sebenarnya sama saja, asal diperhatikan perawatan secara benar dan konsisten. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa belajar di beberapa media berkebun online.