Produk kosmetik, perawatan kulit, dan barang konsumsi lain yang beredar di Indonesia wajib tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan. Salah satu penanda legalitas produk terlihat dari barcode BPOM yang dapat dipindai atau dicek secara manual. Banyak pencarian mengarah pada hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949, karena kode tersebut muncul pada kemasan dan menimbulkan rasa ingin tahu terkait status izin edar.
![]()
Apa Itu Barcode BPOM dan Fungsi Nomor Registrasi
Barcode BPOM berfungsi sebagai penanda resmi bahwa suatu produk telah melewati penilaian dan tercatat dalam database pengawasan. Sistem barcode tersebut terhubung langsung dengan data milik BPOM sehingga hasil pemindaian menampilkan detail produk sesuai catatan resmi.
Nomor registrasi BPOM memiliki peran utama sebagai identitas produk. Kode tersebut mengandung informasi kategori, tahun pendaftaran, dan nomor urut unik. Saat seseorang menelusuri hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949, fokus utamanya berada pada keaslian produk serta kecocokan data antara kemasan dan database BPOM.
Beberapa fungsi utama barcode BPOM:
Menunjukkan status izin edar produk
Menghubungkan konsumen dengan data resmi BPOM
Membantu pengawasan peredaran produk di pasaran
Mencegah peredaran barang tanpa izin
Kode BPOM (90)NA18250101949
Agar hasil pencarian tidak menimbulkan kebingungan, struktur kode BPOM perlu dijabarkan secara rinci. Kode (90)NA18250101949 terdiri dari beberapa bagian yang saling berkaitan.
Penjelasan setiap bagian:
(90)
Angka tersebut merujuk pada Application Identifier dalam sistem 2D barcode. Bagian tersebut menandakan bahwa data selanjutnya berkaitan dengan nomor izin edar.NA
Kode NA menunjukkan kategori produk kosmetik. Produk perawatan wajah, tubuh, rambut, dan sejenisnya menggunakan awalan tersebut.18
Angka tersebut mengacu pada tahun awal pendaftaran produk.25
Kode lanjutan yang berkaitan dengan urutan atau klasifikasi internal BPOM.0101949
Nomor unik sebagai identitas produk dalam sistem registrasi.
Struktur tersebut membantu BPOM melakukan pencatatan serta memudahkan penelusuran. Saat kode ditelusuri, hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949 akan menampilkan data sesuai kombinasi tersebut.
Cara Cek Hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949
Pengecekan barcode BPOM dapat dilakukan melalui dua layanan resmi. Kedua cara tersebut sama-sama terhubung dengan database BPOM sehingga hasilnya konsisten.
Cek Menggunakan Aplikasi BPOM Mobile
BPOM menyediakan aplikasi resmi yang bisa dipasang di hp. Layanan tersebut memudahkan pemindaian barcode langsung dari kemasan.
Urutan pengecekan melalui aplikasi:
Pasang aplikasi BPOM Mobile dari toko aplikasi resmi
Buka aplikasi dan pilih menu pemindaian produk
Arahkan kamera hp ke barcode pada kemasan
Tunggu hingga data produk muncul di layar
Setelah pemindaian berhasil, layar akan menampilkan hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949 berupa nama produk, kategori, serta status izin edar.
Cek Melalui Situs Resmi BPOM
Selain aplikasi, pengecekan juga tersedia melalui layanan berbasis web.
Cara cek manual:
Buka situs cekbpom.pom.go.id
Pilih kategori produk kosmetik
Masukkan nomor registrasi NA18250101949
Tekan tombol pencarian
Hasil pencarian menampilkan data yang sama seperti aplikasi. Cara tersebut sering dipilih saat barcode pada kemasan sulit dipindai.
Data Hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949
Setelah pengecekan dilakukan, beberapa informasi utama akan muncul pada layar. Data tersebut membantu menilai kecocokan produk dengan keterangan pada kemasan.
Informasi yang biasanya ditampilkan:
Nama produk sesuai pendaftaran
Kategori produk kosmetik
Nama perusahaan atau pendaftar
Nomor notifikasi BPOM
Status izin edar
Masa berlaku izin
Apabila data yang muncul sesuai dengan keterangan kemasan, produk tersebut tercatat resmi. Jika data tidak ditemukan atau berbeda, perlu kewaspadaan lebih lanjut.
Alasan Pengecekan Barcode BPOM Perlu Dilakukan
Pengecekan barcode BPOM memberikan manfaat langsung bagi konsumen. Produk kosmetik berinteraksi langsung dengan kulit sehingga faktor keamanan tidak bisa diabaikan.
Beberapa alasan utama melakukan pengecekan:
Menghindari produk tanpa izin edar
Mengurangi risiko penggunaan kosmetik berbahaya
Menjamin produk tercatat dalam pengawasan BPOM
Memastikan informasi produsen jelas
Pencarian hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949 biasanya dilakukan sebelum membeli atau setelah melihat kode tertentu di kemasan. Kebiasaan tersebut membantu menciptakan pasar yang lebih aman.
Tips Membaca Hasil Barcode BPOM dengan Akurat
Agar hasil pengecekan tidak disalahartikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membaca data BPOM.
Tips praktis:
Pastikan nomor yang dimasukkan sama persis dengan kemasan
Cocokkan nama produk dan produsen
Perhatikan status izin edar masih berlaku
Gunakan layanan resmi BPOM, bukan situs pihak ketiga
Jika ingin membaca panduan legalitas produk dan dokumentasi pendukung lain, salah satu referensi yang bisa dikunjungi terdapat pada doklits.com sebagai sumber dokumentasi tambahan.
Perbedaan Barcode BPOM Asli dan Palsu
Tidak semua barcode pada kemasan terhubung dengan database resmi. Sebagian produk mencantumkan barcode visual tanpa data valid.
Ciri barcode BPOM terdaftar:
Dapat dipindai melalui BPOM Mobile
Nomor registrasi muncul di situs resmi
Data produk sesuai kemasan
Ciri barcode bermasalah:
Tidak terbaca oleh aplikasi BPOM
Nomor tidak ditemukan di database
Nama produk berbeda dari kemasan
Dengan mencocokkan hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949, perbedaan tersebut dapat terlihat dengan jelas.
Barcode BPOM dengan Pengawasan Produk
Barcode BPOM tidak hanya berfungsi untuk konsumen. Sistem tersebut juga membantu BPOM melakukan pengawasan peredaran produk.
Manfaat bagi pengawasan:
Pelacakan produk di pasar
Penarikan produk bermasalah
Pengendalian distribusi
Pencegahan pemalsuan
Setiap kali barcode dipindai, sistem mencatat keterkaitan produk dengan data pendaftaran. Hal tersebut membuat barcode BPOM menjadi alat pengawasan yang efektif.
Pengecekan hasil Barcode BPOM (90)NA18250101949 memberikan gambaran jelas mengenai status legalitas suatu produk kosmetik. Struktur kode BPOM menyimpan informasi penting yang terhubung langsung dengan database resmi. Melalui aplikasi BPOM Mobile atau layanan web, data produk dapat diverifikasi dengan cepat dan akurat.
Kebiasaan melakukan pengecekan membantu memastikan produk yang digunakan tercatat resmi, sesuai standar, dan berada dalam pengawasan BPOM. Dengan cara tersebut, konsumen dapat lebih tenang saat memilih produk yang beredar di pasaran Indonesia.



